Belajar Statistika

Senin, 06 Juli 2020

Selebrasi Kupu-kupu

Bismillah

Pekan ini saatnya selebrasi. Omong-omong selebrasi, beberapa saat yang lalu keluarga kami baru saja melakukan selebrasi (shout out untuk liverpool 🙌). Setelah 20 tahun akhirnya gelar EPL dikantongi juga. Dari pelatih yang saaaangat humble dan berani. Kok berani? Dia berani beli pemain murah, berani kalah dulu karena dia didik dulu pemain nya, sampai pemain2 non unggulan menjadi unbeatable di lapangan. Sedangkan pemain mahal yang dia jual? Bye Felicia 👋

Anyway, pekan ini kami disuruh selebrasi bukan karena Liverpool juara, bukan juga karena hari istimewa. Tapi karena pencapaian kami selama mentorship ini.

Tanpa panjang lebar, karena saya tidak punya mentee, jadi ini adalah kemajuan saya dan mentor saya..



Dan untuk menggambarkan perasaan saya selama mengiring, ini dia kupu-kupu versi saya..


Kenapa monokrom? Sejujurnya kegiatan mentorship selama beberapa pekan ini bagi saya bittersweet. Saya senang karena punya mentor, tapi kegiatan keseluruhan tidak berjalan se colorful itu. Interaksi kami sangat terbatas, dan kurang ada feedback untuk masing-masing. Tapi tetap ada hal positif yang saya dapatkan. Last but not least terima kasih mentorku...