Belajar Statistika

Jumat, 13 Maret 2020

Aliran Rasa si Ulat Rapuh

Bismillah

Huaaa gak nyangka udah selesai kelas ulatnya 😭. Jujur saya kurang hafal tahapan, sarat lulus, dan ini itu tentang kelas di buncek. Cuma saya emang excited aja.. Jujur waktu di kelas telur, saya happy banget. Seinget saya, hampir ga pernah ngumpulkan tugas mepet DL. Tapi di kelas ulat? Hohoho

Beberapa kali punya keinginan untuk menyerah. Tapi keinginan terkuat emang tugas terakhir kemarin sih. Yang sebelumnya juga pengen, tapi cuma pengen-pengen aja. Tapi yang tugas terakhir kemarin bener-bener kuat keinginan untuk menyerah.

Sudah saya ceritakan sedikit alasan kenapa saya bertekad untung mutung fi Sabilillah di Minggu kemarin. Tapi intinya, tidak jadi hehehehe. Padahal kalau tau ternyata boleh bolos jurnal maksimal 2 ya saya bolos aja huhuuu. Ya udahlah ya, yang penting sudah berlalu.

Ohya, kenapa ulat rapuh? Saya di kelas ulat ini merasa rapuh banget. Merasa Cemen karena sering terintimidasi dengan tugas. Gimana caranya survey kelas favorit bunda lain di kelas buncek? Gimana caranya ngasih hadiah? Hadiahnya apa? Gimana caranya dapat buddy ? Aaarrrggg

Kalau membuat mind map, membuat diagram, memikirkan keinginan dan kebutuhan saya, saya sih senang sekali. Karena itu yang sedang saya butuhkan. Tapi di kelas ulat ini.... Apa-apaan? Saya disuruh berinteraksi dengan bunda lain di hutan belantara. Huooo kabuuuurr

Tapi saya tidak kabur dong (meskipun pengen). Anyway, kelas ulat ini secara tidak langsung mendorong saya untuk keluar dari comfort zone dan membuat saya mengetes sejauh mana saya bisa menantang diri saya sendiri. Karena berinteraksi dan berhubungan dengan orang "asing" itu adalah tantangan yang berat untuk saya hehehe.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar